Khasiat dan Manfaat Habbatussauda / Jintan Hitam untuk Kanker dan Tumor

Banyak sekali khasiat dan manfaat habbatussauda, baik untuk kesehatan, diet, maupun untuk kecantikan. Habbatussauda bisa menjadi solusi alami untuk penyakit ringan sampai berat. Hal tersebut karena habbatussauda mengandung banyak zat aktif yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

Apakah Khasiat dan Manfaat Habbatussauda / Jintan Hitam / Nigella Sativa untuk solusi Kanker dan Tumor?


Habbatussauda bisa bermanfaat sebagai obat tumor dan kanker. Pada sebuah Kongres Kanker International di New Delhi, manfaat minyak habbatussauda ini diperkenalkan oleh para ilmuwan kanker dari Immuno-biology Laboratory di South California.

Habbatussauda diyakini mampu merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan di dalam tubuh. Yang dapat menghancurkan sel-sel tumor dan memperkuat antibodi tubuh.

Pada sebuah penelitian mencoba mengetahui aktivitas antitumor dari zat thymoquinone dan thymohydroquinone yang diberikan ke tikus. Hasilnya, kedua fitokimia yang terkandung di dalam minyak biji hitam tersebut (thymoquinone dan thymohydroquinone) mampu menurunkan 52% sel tumor.

 
Dengan kedua zat bermanfaat tersebut menjadikan habbatussauda berkhasiat untuk membantu mencegah dan mengobati penyakit kanker, dengan melalui berbagai mekanisme yaitu anti-angiogenesi, anti-metastasis, anti-proliferasi dan induksi apoptosis Oksigen.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Biochem Pharmacol juga menyebutkan adanya manfaat habbatussauda sebagai anti-tumor dari zat thymoquinone yang telah diselidiki bermanfaat untuk menghindari masalah pada organ usus besar, prostat, pankreas dan kanker paru-paru.

Mengenai manfaat habbatussauda untuk mengatasi kanker usus. Pada sebuah penelitian ilmiah menemukan manfaat habbatussauda sebagai anti-kanker dalam menghambat pertumbuhan sel-sel kanker usus besar.

Penelitian tersebut menggunakan obyek hewan. Hasilnya menemukan bahwa kandungan di dalam habbatussauda mampu melawan kanker usus besar pada tikus secara ampuh tanpa memberikan efek samping yang merusak.

Dijelaskan juga bahwa kandungan di dalam habbatussauda berfungsi untuk menghambat karsinogenesis (sejenis zat kanker) dari merusak usus.

Sebuah penelitian oleh National University of Singapore menghubungkan-hubungkan manfaat ekstrak zat thymoquinone dari habbatussauda mampu untuk menurunkan resiko kanker payudara, serta juga mencegah tumbuhnya tumor.

Sebuah penelitian ilmiah oleh Indian Institute of Technology Kharagpur, West Bengal, India menemukan bahwa zat thymoquinone di dalam habbatussauda telah terbukti memiliki aktivitas antineoplastik terhadap banyak jenis tumor, termasuk juga mengatasi kanker payudara.

Sebuah studi mengaitkan khasiat habbatussauda untuk pencegahan dan penyembuhan kanker otak. Studi ini juga diterbitkan di jurnal PLoS One. Studi menemukan bahwa zat thymoquinone yang terkandung di dalam habbatussauda dapat menginduksi kematian sel pada sel glioblastoma. Glioblastoma adalah salah satu tumor otak yang sangat agresif dan berbahaya.

Sebuah penelitian tentang khasiat habbatussauda untuk menyembuhkan kanker mulut menunjukan bahwa zat thymoquinone yang ada di dalam habbatussauda dapat menginduksi apoptosis sel pada sel kanker mulut. Sehinga manfaatnya sangat penting untuk pencegahan berkembangnya sel kanker mulut.

Penelitian lainnya juga menunjukan bahwa kandungan di dalam habbatussauda ini berkhasiat dalam pencegahan dan menurunkan gejala buruk akibat leukemia.

Semua penyakit pasti ada obatnya kecuali kematian. Sebaik-baik obat adalah obat yang berasal dari alam. Habbatussauda adalah salah satu solusi yang bisa dipilih untuk menangani kanker dan tumor. Habbatussauda tetap dapat dikonsumsi meskipun sedang mengkonsumsi obat dokter.



 


Sejarah Habbatussauda / Jintan Hitam / Nigella Sativa

Habbatussauda memiliki riwayat panjang dalam dunia kesehatan. Sejarah Habbatussauda digunakan dalam dunia pengobatan adalah sejak zaman raja-raja Mesir kuno. Raja zaman dahulu sudah mengetahui bahwa habbatussauda memiliki khasiat luar biasa untuk penyembuhan beragam penyakit.

Pertama kali ditemukan habbatussauda adalah di Negara Mesir. Tanaman ini tumbuh secara liar di negara-negara Mediterania,  dan dikembangbiakkan di Mesir dan Syiria. Selain itu, habbatussauda juga banyak dijumpai di kawasan benua Afrika.

 
Saat ini telah banyak penelitian ilmiah yang dilakukan untuk mengetahui manfaat habbatussauda. Ratusan publikasi ilmiah telah diterbitkan terkait habbatussauda. Banyak sekali buku telah terbit menjelaskan tentang kandungan maupun khasiat habbatussauda.

Sejarah mencatat bahwa referensi tulisan pertama tentang Habbatussauda ditemukan di buku Isaiah dalam Old Testament. Isaiah menjelaskan. “For the black cumin is not threshed with a threshing sledge, nor is a cart wheel rolled over the cumin, but the black cumin is beaten out with a stick, and the cumin with a rod.” (Isaiah 28:25, 27 NKJV). Easton’s Bible Dictionary menjelaskan bahwa bahasa Yahudi untuk kata black cumin, “ketsah”, mengacu pada Habbatussauda, merupakan ordo Ranunculacae yang tumbuh liar di negara-negara Mediterania, dan dikembangbiakkan di Mesir dan Syria.


Dioscoridis, ahli fisika Yunani di abad ke satu, melaporkan bahwa Nigella Sativa dipakai untuk mengobati Sakit Kepala, Hidung tersumbat, sakit gigi, dan penyakit internis. Selain itu juga digunakan untuk membantu masa menstruasi dan meningkatkan produksi Air Susu Ibu.

Tokoh Muslim, Al Biruni (973-1048), yang menggabungkan obat-obatan leluhur India dan Cina menyebutkan bahwa Nigella Sativa adalah sejenis biji-bijian yang digunakan sebagai bahan nutrisi di abad ke 10 dan 11 Masehi.

Dalam sistem pengobatan di Greco-Arab/Unani-Tibb, yang berasal dari Hippocrates, Galen dan Ibnu Sina, Habbatussauda merupakan penyembuh yang sangat bernilai dalam mengobati disfungsi pencernaan dan hepatitis yang digambarkan sebagai stimulan untuk kondisi-kondisi berbeda, dan pereda demam tinggi.

Ibnu Sina (980-1037), dalam karya terbesarnya “The Canon of Medicine”, yang dianggap banyak orang sebagai buku paling terkenal di dunia kedokteran, baik di Timur atau di Barat, menyatakan Habbatussauda bermanfaat “Menstimulasi energi di tubuh dan membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat”.

Di negara-negara Timur Tengah dan Timur Jauh selama berabad-abad menggunakan Nigella Sativa untuk mengobati penyakit ringan termasuk asma dan bronkhitis, rematik dan luka radang, meningkatkan produksi susu ibu hamil, mengobati gangguan pencernaan, membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, meningkatlkan kemampuan perncernaan dan pembuangan, dan melawan infeksi parasit. Minyaknya digunakan untuk mengobati penyakit kulit, seperti eksim, dan luka radang serta mampu mengobati gejala meriang.

Sungguh banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari Nigella Sativa ini sehingga tidak mengherankan apabila ia populer disebut dengan “the seed of blessing” / “Habbatu barakah”, yang artinya “biji-bijian yang mengandung rahmat”.

Berbagai penelitian memberikan bukti bahwa Habbatussauda dapat menjadi solusi kesembuhan dari beragam penyakit, mulai dari yang ringan sampai berat. Bahkan Baginda Nabi Muhammad SAW mendeskripsikan bahwa Nigella Sativa atau Habbatussauda sebagai “Penyembuh Segala Penyakit kecuali Kematian”.